Sunday, 4 September 2016

Puisi Untuk Ayah, KETIKA AYAH TERJATUH

KETIKA AYAH TERJATUH
Oleh Evi Nurfitriani Soeherman

  Benteng pelindung pendengar keluh
Tertiup angin dia rubuh dan terjatuh
Selemah itu dia mengeluh
Benteng di maki dan di caci
Dihujat pendosa yang murka
Aku seperti tunas dari bentengku
Berdinding kelam dan kedinginan
Entah hanya aku, atau mereka tunas yang lain
Ya bentengku, benteng kami tak kuat
Bentengku menopang fondasi menahan retak
Dia luka tapi tak berkata
Dia luka tapi tetap berkuping
Dia luka tapi bertahan dalam cuaca
Bentengku, ayahku
Benteng rubuh, ayah terjatuh.

No comments:

Post a Comment

Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...