DEARM AYAH IBU YANG TERPISAH
Oleh Alfi Anggraeni
Oleh Alfi Anggraeni
Kami meneguk pahit
Ketika kalian acuh
Kami disini, kita bersama
Tapi kami merasa sendiri
Ketika kalian acuh
Kami disini, kita bersama
Tapi kami merasa sendiri
Kami bagai tertampar
Dengan hati bergemuruh sedih
Saat ayah dan ibu
Saling acuh dalam buai amarah
Dengan hati bergemuruh sedih
Saat ayah dan ibu
Saling acuh dalam buai amarah
Kami tertunduk takut
Dengan jiwa yang terpukul jatuh
Kami tidak gila, tentu saja
Tapi jiwa kami terluka
Dengan jiwa yang terpukul jatuh
Kami tidak gila, tentu saja
Tapi jiwa kami terluka
Ayah..ibu..
Kamu tersentak, sedih, dan lebur
Melihat kalian saling caci
Bentakan itu laksana guntur yang menyambar jiwa kami
Kamu tersentak, sedih, dan lebur
Melihat kalian saling caci
Bentakan itu laksana guntur yang menyambar jiwa kami
Rasanya perih yah
Ketika ayah melukai ibu
Rasanya getir dan pahit
Saat sumpah serapah ibu menghujani ayah
Kami bingung, kami kalut, kami takut..
Ketika ayah melukai ibu
Rasanya getir dan pahit
Saat sumpah serapah ibu menghujani ayah
Kami bingung, kami kalut, kami takut..
Ayah, ibu?
Tak bisakah kembali memeluk kami
Dalam hangat penuh kasih
Sepertinya kami rindu yah, bu
Saat kita bersama sama menyongsong hari
Duduk bersama dalam canda
Tak bisakah?
Kami rindu, ayah.. Ibu...
Tak bisakah kembali memeluk kami
Dalam hangat penuh kasih
Sepertinya kami rindu yah, bu
Saat kita bersama sama menyongsong hari
Duduk bersama dalam canda
Tak bisakah?
Kami rindu, ayah.. Ibu...