Showing posts with label Puisi Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Puisi Motivasi. Show all posts

Tuesday, 25 October 2016

Puisi Motivasi, Energi Jati Diri

ENERGI JATI DIRI
Oleh Chandra Dani

Aku ber diri di ambang diri
Menatap raga yang tak pasti
Penyesalan yang selalu datang menghantui
Bagaikan kutukan yang tak dapat dipungkiri
Harapanku untuk menaklukan bumi
Seakan sirna, hilang lenyap ditelan emosi

Dalam renungku aku mencari
Mencari jati diri yang selama ini belum kudapati
Dalam imajinasi aku berjanji
Menaklukkan bumi yang telah membuatku terpecundangi !
Lihatlah suatu saat nanti !!!

Sunday, 23 October 2016

Puisi Motivasi, Suatu Hari

SUATU HARI
Oleh Ayu Sidin

Suatu hari,
Ketika memoriku kembali pada hari ini
Terfikir alangkah lebih baik tak kujejaki hari
Karena aku salah kaprah akan diri

Hari ini...
Aku tak mengenal siapa aku..
Aku tak menyadari dimana aku...
Hingga aku tak tahu apa yang harus kulakukan

Aku,
Jejaki hari dalam samar
Mengikuti alur tanpa fikir
Melangkah tanpa arah

Dan langkahku...
Tak pasti entah kemana
Seakan tak punya visi tuk gapai nanti
Melihat yang ada,menikmati yang ada,lalu  semua musnah

Tentang visi...
Terlalu naif pikirku saat ini
Bukan itu di dalam benak
Tapi disini...
Di hati ini...
Tengah bergolak gejolak mudaku...

Hahahahaha....
Jadi,untuk apa memikirkan yang nanti
Puaskan dahaga hati
Bersenang dan nikmati hari ini

Hari ini...
Hanya kepuasan sesaat ku nikmati
Menghabiskan hari dalam gurau
Akan cerita romantika, seks dan games
Hanya itu...
Yah,hanya itu hari ini ...

Sooo....
Kembali ke suatu hariku
Suatu hari
Ketika hanya ada penyesalan akan hari ini

Saturday, 22 October 2016

Puisi Motivasi, Terimakasih Masa Lalu

TERIMA KASIH MASA LALU
Oleh Afiana Safitri

Masa lalu . . .
Mengingatkanku pada hal itu
Masa yang pilu
Penuh butiran debu

Ketika itu,
Hatiku menangis tersedu
Tuhan, ku berharap padamu
Hapuskan air mata di hatiku
Ampunilah aku dari dosaku

Seiring waktu pun tlah berlalu . . .
Ku ucapkan terima kasihku
Pada masa lalu . . .
Karnamu masa lalu,
Aku belajar banyak hal dalam hidupku

Detik waktu pun terus berjalan . . .
Gelap dan terang
Bak roda kehidupan
Tlah ku lupakan,
Masa lalu yang kelam
Sekarang ku akan,
Berhati-hati dalam menjalani kehidupan

Kini ku terus berjalan kedepan !
Dengan penuh keyakinan !
Dengan bekal pengalaman
Juga pengetahuan
Hadapi tantangan !
Singkirkan keterpurukan !
Tuk kejar cita – cita, harapan
Dan masa depan !

Friday, 21 October 2016

Puisi Motivasi, Teruntuk Kamu

TERUNTUK KAMU
Oleh Laras prameswari

Teruntuk kamu yang sekarang sudah aku ikhlas kan
Terimakasih banyak atas segala pembelajaran
Aku tahu hadir mu pasti sudah ditakdirkan tuhan
Dan akhir cerita kita pun sudah menjadi ketentuan
Walapun hati ini sempat enggan untuk melupa
Jiwa ini masih memaksa untuk tetap bersama
Tapi dengan bismillah semua ini akan ku coba

Teruntuk kamu yang telah membuat ku jatuh dan mencinta bukan hanya padamu saja,
Melainkan juga pada sang pemilik cinta
Yakinlah, aku tak tahu harus berbuat apa
Selain berserah dan berusaha untuk tetap istiqomah
Menjaga agar cinta yang ku rasa tak berujung pada dosa
Seperti cinta yang pernah ku rasa sebelumnya

Aku yakin rasa di jiwa ku dan jiwa mu tak jauh beda
Berharap kita untuk bisa bersama menjalin cinta
Namun percayalah mungkin ini hanya nafsu diri belaka
Yang akan membawa kita dalam dosa-dosa cinta

Rindu dan rasa ingin bertemu pernah beradu menjadi satu
Namun biarlah ku titipkan rindu itu dalam tiap sujud ku
Biar rintih doa ku yang memeluk tidur nyenyak mu
Dan sesekali hadir menyelinap dalam mimpi indah mu

Teruntuk kamu yang mungkin saat ini sedang memikirkan ku
Bangkitlah dan segerakan ambil air wudhu
Biarkan sujud mu dan sujud ku menjadi pengobat rindu
Biarkan doa ku dan doa mu bertemu menjadi satu
Karena aku yakin sang pemilik cinta pasti maha tahu
Tentang apa isi jiwa mu dan jiwa ku

Thursday, 20 October 2016

Puisi Motivasi, Embun Di Pagi Hari

EMBUN DI PAGI HARI
Oleh Mila Latifah

Menelusuri pantai nan indah
Elok suasana kian menerpa
Tetesan air kini mengalir ke alamnya
Dedaunan di tepi sungai
Bawalah diriku menuju sejuta keindahan

Ekspresikan dirimu melalui sejuta warna
Senyum itu indah
Ramah itu baik
Bila aku membawa segala kenangan
Ku lukis kan dalam kalbu
Menjadi yang terbaik diantara bintang-bintang

Wednesday, 19 October 2016

Puisi Motivasi, Irama Mimpi

IRAMA MIMPI
Oleh Hikari Fukishiro

Alunan mimpi itu bergema lepas
Silih berganti memberikan nafas
Irama khayal yang terus berarah
Semakin hari membawa aku ke arah aneh

Mimpi...
Ya mungkin itu hanya sekedar mimpi
Mimpi yang silih berganti menghantui
Mimpi yang kian hari mengikuti

Tapi jika bisa aku bicara
Kalian salah berbicara
Kalian tak benar berkata
Kalian hanya sekedar menghidari hal nyata

Aku tak hidup didalam mimpi
Aku tak sekedar bermimpi
Atau aku hanya dikelilingi hidup mimpi
Aku bukan seorang pemimpi tak berati

Tapi..
Aku hidup untuk mewujudkan mimpi
Aku berbuat untuk membuatnya berarti
Aku akan mencapai MIMPI

Dan..
Hingga nanti kalian akan melihat
Bahwa mimpi yang terpekat
Mampu membuat kalian TERPIKAT!

Tuesday, 18 October 2016

Puisi Motivasi, SEMANGAT ANTARKAN KAMI PADA KEMERDEKAAN

SEMANGAT ANTARKAN KAMI PADA KEMERDEKAAN
Oleh Iffah Afkarin

Jarum jam berdetak
Degup jantung berdetak
Mereka berdua saling bersahutan
Melawan sepi, memecah keheningan

Awan mengarak, sungai mengalir
Ombak bergelombang, matahari bersinar
Burung berkicau, rerumputan tinggi bergoyang

Sendiri ku masih disini
Terik mentari tak rapuhkan semangatku
Kokoh ku berdiri
Menggenggam tangan
Bersiap tuk kepalkan kata kemerdekaan

Barisan burung dilangit yang teratur, tak berubah
Awan yang diatas kepala, kini tlah pergi jauh

Kini aku menjadi pemimpin,
pasukan-pasukan bersenjata berbaris didepanku.
Indonesia? "Tanah air kita!"
Indonesia? "Merdeka!"
Teriakan-teriakan dengan semangat berkobar

Aku bangga dengan negeriku
Kerja sama bantu Indonesia tuk maju

Monday, 17 October 2016

Puisi Motivasi, Bahagia Sesaat

BAHAGIA SESAAT
Oleh Gatra Aksara

Banyak hikmah darimu
Yang ku dapat
Ku petik saat masih bersama

Yah !
Kebahagiaan sesaat
Banyak harapan terukir
Canda tawa berhamburan
Di antara kebersamaan
Dan pesan singkat
Maupun suara di ponsel

Tapi sekarang apa ?
Tak lagi melihat
Kepahitan semakin pekat
Dan mebuat fikiran gelisah

Ya sudahlah
Raih harapanmu tanpaku
Apapun mimpi-mimpimu
Bersama do'a
Aku selalu menyertainya
Walau tak lagi bertatap muka

Aku selalu berlapang dada
Bila cinta itu tak dapat di paksa
Apalagi terhalang restu orang tua
Endingnya pun sudah jelas berbeda

Setidaknya kita pernah membina rasa
Walau hanya sebentar
Walau hanya bahagia sesaat

Puisi Motivasi, Aku Di Hatimu

AKU DI HATIMU
Oleh Gatra Aksara

Kau tak henti berharap
Aku selalu ada
Ada di mana ?

Aku ada di hatimu
Singkirkan egomu
Cintaku berwujud
Tak sebatas kata-kata

Apa kamu mau
Andai kita berjodoh
Setiap hari hanya makan kata-kata ?

Kau beri aku cinta setengah hati
Aku pun tak masalah
Bahkan sepenuh jiwa
Aku berikan untukmu

Kau mendua
Di depan mataku
Dan kamu bilang :
'' cuma teman ''
Aku pun tak mengapa

Kurang apa aku dimatamu ?

Wednesday, 5 October 2016

Puisi Motivasi, Sayap-sayap Garuda

SAYAP-SAYAP GARUDA
(Spesial Menjelang Hari Sumpah Pemuda)

Kalian pemuda, bagai sayap-sayap garuda
Kalian pemuda, garda terdepan Bangsa
Kalian pemuda, pemintal masa depan Indonesia

Kamu pemuda, jangan hanya sibuk merangkai cerita soal cinta
Kamu pemuda, jangan hanya sibuk menghipnotis hati dengan cerita fiksi berbagai drama
Kamu pemuda, jangan hanya sibuk berfoya menikmati indahnya usia

Anda pemuda, jangan hanya pandai berdialektika
Anda pemuda, jangan hanya pandai membakar massa
Anda pemuda, jangan hanya pandai menuntut penguasa

Dialah pemuda, yang anti anarkis
Dialah pemuda, yang anti apatis
Dialah pemuda, manusia kreatif, dinamis, anti statis

Kami pemuda, sayap-sayap garuda
Kami pemuda, kaya akan karya nyata
Kami pemuda, manifestasi peradaban bangsa

Kami, telah bersumpah atas nama tumpah darah, bangsa, dan bahasa
Kami, akan turut bersinergi membangun negeri
Siapa pun, jangan coba patahkan sayap-sayap garuda
Karena tanpa ia, garuda akan kehilangan nyali
Nyali untuk terbang menembus awan atau pun sekedar menjelajahi bumi

Bumi Nusantara, 20 Oktober 2016
"Sang Mata Pena"
(Seorang pemuda yang belum punya banyak karya untuk negerinya)

Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...