Terpanjat do'a tuk seorang insan
Tiada lain kau yang ku dambakan
Besar angan dan harapan
Allah cipta kita tuk disatukan
.
Sebatas kedekatan
Air mata basahi tiada tahan
Ucap yang lebihi tajam pedang
Menakuti pembaca tulis tersayang
.
Janganlah kau pergi
Tinggali hati ini sendiri
Hingga mentari tak mampu hangatkan hati
Apa yang terasa akan slalu seperti ini
.
Bukan kuingin kau pergi
Atau aku yang tinggalkan kau sendiri
Hanya ridha yang aku cari
Dari Ibu perwakilan Illahi
.
Hendak kemanakah harapan?
Yang lama kita idamkan
Iringi janji bertaburan
Tenggelam dalam kesedihan
.
Allah, kabulkan do'aku
Biarkan ia bernafas,
biarkan ia memilih,
biarkan ia bahagia,
biarkan ia aku cinta,,,
Biarkan ia huni Surga
Menyediakan puisi terbaru 2017, Kumpulan Puisi Terbaruku 2017, semua puisi, satra, Loker Puisi Kumpulan Puisi-puisi Terlengkap, Saling Berbagi Puisi, poem, poetry, Puisi Romantis, Puisi Cinta, Puisi Kasih Sayang, Puisi Persahabatan, Puisi Patah Hati, Puisi Perjuangan, Puisi Pendidikan, Kumpulan Puisi, Puisi Romantis, Puisi Cinta, Puisi Kasih sayang, Puisi Islami, Puisi Religi, Puisi Sahabat, Puisi Perpisahan, Puisi Patah Hati, Puisi Pendidikan
Wednesday, 6 September 2017
Subscribe to:
Posts (Atom)
Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...
-
Gadis Berkerudung Itu Oleh Rizki Hadid Cukup lama ilalang ini menjadi alas dudukku. Hingga di seberkas sore yang syahdu, gadis berkerudung ...
-
">Places in Pekalongan - Pekalongan regency is one tourist destination in Central Java is located in a row of the north coast o...
-
Cinta Dalam Dzikirku Oleh Nurlina Aim Dibalik cadarku Bibirku melantunkan syair dzikir untukmu Berpasrah pada sang khalik akan takdir hid...