Monday, 5 September 2016

Puisi Untuk Ayah, RINTIHAN UNTUK SEKEPING KELOPAK

RINTIHAN UNTUK SEKEPING KELOPAK
Oleh A.A.P

Kumenatap sebatang bunga yang mulai rusak.
Satu persatu kelopak mulai luluh berjatuhan.
Meninggalkan semua dengan kehampaan.
Sayup - sayup seyummu mulai merekah.
Bersama satu kelopak yang masih bertahan.
perlahan bayangmupun datang.
Bersama kenangan yang masih terngiang.
kusatuka tangan....
memohon pada sekeping kelopak...
Semoga kau datang mengisi kekosongan ruang ini.
Perlahan......
Kumemelas memutar memori.
Perlahan penyesalan itu datang.
Mencoba menusuk menembus nadi.
Sayup - sayup ku mendengar suara.
Bersama hembusan angin yang ada.
Dan kini mulutkupun terkunci.
Hatiku menjerit mengakhiri....
Mencoba bersahabat dengan waktu.
Mencoba melunturkan kerak kesunyian.
Tak terasa,cairan bening lambang sakitpun meluncur...
meluncur membelai pipi....
Kini dengarkan aku....
Wahai sekeping kelopak harapanku...

No comments:

Post a Comment

Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...