Showing posts with label Puisi Persahabatan. Show all posts
Showing posts with label Puisi Persahabatan. Show all posts

Monday, 3 October 2016

Puisi Tentang Sahabat

SAAT AKU INGIN MENANGIS
Oleh  Rainy Zikri

Saat aku ingin menangis.....
Mungkin itu karena aku terharu
Aku menangis karena aku bersedih
Aku menangis karena aku bahagia
Aku menangis karena aku kecewa
Aku menangis karena aku rindu

Tapi bolehkan aku menangis karena kehilanganmu?
Kesedihanku karenamu
Kerinduanku karenamu
Bahagiaku karenamu
Bolehkan aku sedikit saja menangis saat mengenangmu?

Aku baru sedikit bicara padamu
Tapi kamu malah berlalu....
Aku mau menangis melihatmu pergi
Padahal baru saja sebentar kita bicara
Aku mau menangis merasakan kecewamu
Padahal aku ingin bisa menghibur hatimu

Aku baru saja merasa bahagia bertemu denganmu
Tapi ada sesuatu yang berat bagimu.
Namun aku tidak meminta apa apa darimu
Cuma senyum tulus, kata kata indah penyejuk jiwaku
Aku mau menangis tatkala kamu pergi tanpa kata kata sejukmu itu....

Bolehkah aku menangis untukmu
tanpa sedu sedan
Hanya tetesan itu mengalir perlahan
Dari balik hatiku pilu
Dari balik mataku layu
Dari balik jiwaku beku
Seandainya bisa kamu melihat kehangatan air mataku
akankan jemarimu menyeka pipiku dari linangannya

Tak perduli siapa yang akan mengerti arti tangisku....
Tapi aku hanya ingin menangis
Dan Aku tau Allah sangat mengerti kenapa sebenarnya aku ini

Seandainya bisa....aku ingin
dan aku ingin menangis untuk mengenangmu....karena ku rindu
Sebentar saja...

Sunday, 2 October 2016

Puisi Tentang Sahabat

BERTANYA PADA SAHABAT
Oleh NRP

Seperti inikah jadinya
Apakah aku ada salah
Sampai kamu seperti itu
Aku tidak mengerti

Aku hanya ingin satu hal
Hal yang kemarin aku katakan
Aku mau kita seperti dulu
Sulit untuk itu terjadi

Aku akan menunggumu
Entah kenapa aku menunggumu
Satu hal harus kamu tau
Aku selalu menunggumu

Kutulis puisi ini
Di pagi hari yang sejuk
Dan aku bertanya
Bisakah kita seperti dulu?

Puisi Tentang Sahabat

PENGADUAN TENTANG GENGMU
Oleh Fajar Sany

Kamu datang padaku sambil menangis tersedu-sedu
Mengadu bahwa gengmu tak mau bersatu
Bersatu dalam semua peraturan yang dibuat olehmu

Kamu memintaku untuk membantumu
Membantu mempersatukan kembali gengmu
Tapi itu malah jadinya membebani hidupku

Dengan berbagai permintaan yang tak masuk akal bagiku
Dan malah membuat diriku seolah seperti pembantu
Aku mencoba menolaknya tanpa harus menyakiti hatimu

Tapi aku tahu kamu takkan pernah menyerah padaku
Sebelum semua keinginanmu terwujud berkat bantuanku
Apalagi jika itu adalah tentang gengmu

Saturday, 1 October 2016

Puisi Tentang Sahabat

RUMIT
Oleh Rocky Malik Rafimanna

Berpikirlah...
Semua itu, tak sedangkal yang kau bayangkan
Tak semua tatapan berarti cinta
Tak semua perhatian berarti cinta
Tak semua harapan berarti cinta
Tak semua kepedulian berarti cinta
Tak semua rindu berarti cinta
Cinta dan persahabatan
Semua itu rumit
Belajarlah lebih dalam

Puisi Tentang Sahabat, TEMAN SEBANGKU

TEMAN SEBANGKU
Oleh : Ilham Setiawan
Teman sebangku...
Tak pernah sesak rasa untuk berbagi
Di sisi dan di samping wajah penuh senyum santun
Berbagi plot demi plot yang di atas rata-rata
Jiwa kita bersemi-berbunga bersama canda
Teman sebangku...
Kerap kulihat kau bertingkah
Lucu bila kenangan berkeliat mesra di antara kita
Lincah sekali merancang mimpi
Tenang sekali berburu kicau dunia
Dan lihai menari di atas bangku singgasana
Teman sebangku...
Sanjungku terhadapmu
di balik selimut yang tak hangat lagi
Di atas sprei yang tergenang air mata
Dan peluh di rinai hati yang lagi lagi mengusik batin
Ku ucapkan salam dan hormat untukmu
Teman sebangku...
Heningku menyatukan larikan batin
Rasa yang berhumus seperti tanah yang tandus
Tanpamu sepilah waktu berlalu
Teman sebangku...
Sepoi angin coba ku tangkap
Di subuh syahdu aku masih berkutat
Mengisi diri dengan himbauan Tuhan
Serta kewajiban atas tuntutan hidup yang kurasa kejam
Teman sebangku-ku
Layang-layang kita masih beradu kuat
Bergesek di antara angin yang terbakar
Di atas padi yang mengkuning
Di sebuah senja berekor cakrawala yang masih tertawa
Kita begitu lucu menghibur jiwa kita
Kebebasan!
Tanpa anarki yang menahan jiwa kita
Teman sebangku...
Dimana kini senyumu
Ku cari di selah dompetku
Tak ada?
Oh betapa rindunya jiwaku
Untuk bersenda gurau dan merajut asa
Dan menertawai para ilmuan yang mengejutkan kita
Teman sebangku-ku
Yang kurindu.



Saturday, 24 September 2016

Puisi Tentang Sahabat

SEKARANG DAN SELAMANYA
Oleh Rocky Malik Rafimanna

Kita nikmati hari ini
Kita persiapkan hari esok
Sebenarnya kita telah bahagia
Dapat berkumpul bersama
Penuh kesenangan bersama
Penuh kesedihan bersama
Dipenuhi dengan kekompakan
Penuh canda dan tawa
Dipenuhi perjuangan dan tangisan

Semua kita jalani bersama
Nikmatilah kebahagiaan kita
Jika tidak sekarang kita bahagia,
Kapan kita akan bahagia?
Tak perlu kita membuang air mata
Hanya untuk memikirkan masa depan
Dimana kita akan berpisah

Apa yang dapat kita mengerti
Mengertilah...
Apa yang dapat kita lakukan
Lakukanlah...
Agar kita tetap kompak bersama
Untuk sekarang dan selamanya

Friday, 23 September 2016

Puisi Tentang Sahabat

SELAGI MAMPU
Oleh Rocky Malik Rafimanna

Apa lagi yang dapat kulakukan
Untukmu sahabatku...
Selagi ku dapat melihat
Ku kan selalu mengawasimu

Selagi ku masih disampingmu
Ku kan selalu menjagamu
Selagi ku dapat mendengar
Ku selalu ada untuk curhatmu

Selagi ku masih bersamamu
Ku tak kan sia-siakan dirimu
Andai suatu saat nanti
Ku tak lagi bersamamu
Ku kan selalu mendo'akanmu

Tapi aku yakin !
Kita tak kan terpisahkan
Karena kaulah satu-satunya
Sahabatku...

Thursday, 22 September 2016

Puisi Tentang Sahabat

SEKARANG DAN SELAMANYA
Oleh Rocky Malik Rafimanna

Kita nikmati hari ini
Kita persiapkan hari esok
Sebenarnya kita telah bahagia
Dapat berkumpul bersama
Penuh kesenangan bersama
Penuh kesedihan bersama
Dipenuhi dengan kekompakan
Penuh canda dan tawa
Dipenuhi perjuangan dan tangisan

Semua kita jalani bersama
Nikmatilah kebahagiaan kita
Jika tidak sekarang kita bahagia,
Kapan kita akan bahagia?
Tak perlu kita membuang air mata
Hanya untuk memikirkan masa depan
Dimana kita akan berpisah

Apa yang dapat kita mengerti
Mengertilah...
Apa yang dapat kita lakukan
Lakukanlah...
Agar kita tetap kompak bersama
Untuk sekarang dan selamanya

Wednesday, 21 September 2016

Puisi Tentang Sahabat

AKU INGIN JADI PELANGI DI SENYUMMU
Oleh  Rainy Zikri

Dan di saat senyummu menyungging di sudut bibirmu....
Disaat itu aku melihat pelangi yang indah di sekitarmu....

Bagaimana caranya melupakan keindahan itu jika ku temukan bahagia di dalamnya
Jika aku menjadi pelangi yang mengelilingimu
Pasti matamu berbinar begitu indah di saat  kamu melihat ke arahku....

Atau jika aku dan kamu duduk memandang langit cerah sehabis hujan....
Dan di sana ada kilau berwarna yang indah
Pasti aku juga akan melihat keindahan senyummu
Seperti kilauan pelangi di langit cerah sehabis hujan

Atau jika di langit  malam dengan banyak taburan bintang....
Akan aku bayangkan ada pelangi yang melengkung di antara setiap bintang...
Pasti akan indah....
Seindah kerlipan bintang dan warna warni pelangi dibeningnya matamu...
Dan akan ku lihat jua ada senyum indahmu di situ

Bagaimana caranya melupakan keindahan itu jika ku temukan bahagia di dalamnya
Dalam senyumanmu
Jika aku bisa...
Aku ingin jadi pelangi di senyummu

Sunday, 18 September 2016

Puisi Tentang Sahabat

BUKAN HANYA SEKEDAR SAHABATMU
Oleh Nurul Rifki

Aku tahu kita dekat
Aku tahu kita saling berbagi cerita
Tapi akan kah kau mengerti
Kalau aku tak hanya ingin jadi sahabatmu

Tak bisa kah kau lihat ketulusanku
Saat aku menatapmu
Saat aku disamping mu aaahhh rasa ini membuatku gila..

Apakah kau akan menyadari
Aku disini bukan sebagai sahabatmu
Tapi aku .. aku ahhh aku tak bisa jelaskan ini padamu

Rasanya ingin aku katakan aku menyayangimu
Tapi jika aku katakan itu
Aku takut kehilanganmu
Bukan hanya dirimu tapi persahabatan ini

Biarlah ku pendam rasa ini walaupun hati tak bisa kendalikan mauku
Biarlah ku cari cara nanti
Agar kau dapat yakin dengan perasaanku
Dan agar kau sadari
Bahwa aku bukan hanya sekedar sahabatmu

Tuesday, 6 September 2016

Puisi Tentang Sahabat

MEMORI DI PAGI YANG LALU
Oleh Fajar Sany

Masih ingat aku, bersamamu kawan, dalam mobil itu
Waktu itu, bertahun-tahun yang lalu
Saat mobil berjalan di atas jalan layang itu
Kita dapat melihat pemandangan yang luas
Merasakan betapa sejuknya udara
Menyaksikan mentari pagi yang menyinari semuanya
Kuning terang memantul di kaca setiap bangunan
Hijau bercahaya memancar dari pepohonan
Langit biru dengan awan-awan putih
Burung-burung berseliweran sambil bernyanyi
Dan segarnya tatapan orang-orang
Kamu berkata:
Tempat ini begitu indah,
Aku tidak akan meninggalkan tempat ini,
Aku mencintainya

Waktu pun berjalan
Hingga tibalah hari itu
Kamu mengingkari janjimu
Tapi aku tahu kamu tidak menginginkannya
Kamu pergi meninggalkan kami semua
Bukan sebentar saja
Tapi selamanya
Selamat jalan kawan
Semoga kamu tenang disana, di tempat barumu

Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...