HARUS KU TARIK BENDERA PUTIH, SEBELUM BENDERA KUNING MENJEMPUT!
Oleh Muhammad Sidik
Laki pantang kalah
Kata bung tomo!
Ku yang dulu pasrah
menunggu ajalku.
Tapi dalam bayang ku
masih punya angan walaupun,
Ku hanya berdiri di pantai
Menunggu ada kapal yang
Membawaku ke muara sana.
Hatiku yang koyyak dulu di
Terjang tsunami gentayangan
Harus kembali ku ingat duka!
Saat sang pendekar,
Selalu berkata;
Kau anakku dunia keras!
Bagai baja bukan almunium
apalagi plastik!
Sudah cukup aku saja yang kalah',
kau harus berjuang,
kau lelaki,kobarkan bendera merah,raih angan kau sampai dapat!
Menyediakan puisi terbaru 2017, Kumpulan Puisi Terbaruku 2017, semua puisi, satra, Loker Puisi Kumpulan Puisi-puisi Terlengkap, Saling Berbagi Puisi, poem, poetry, Puisi Romantis, Puisi Cinta, Puisi Kasih Sayang, Puisi Persahabatan, Puisi Patah Hati, Puisi Perjuangan, Puisi Pendidikan, Kumpulan Puisi, Puisi Romantis, Puisi Cinta, Puisi Kasih sayang, Puisi Islami, Puisi Religi, Puisi Sahabat, Puisi Perpisahan, Puisi Patah Hati, Puisi Pendidikan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...
-
">Places in Pekalongan - Pekalongan regency is one tourist destination in Central Java is located in a row of the north coast o...
-
TAK BERPERASAAN Oleh Khasanah Rahmawati Tak Berperasaan Bagai pisau menusuk hati Kau tega menyakitiku sepedih ini Hati ini bukan terb...
-
KAMU DAN HIJRAHKU Oleh Ria Kamu mungkin membenciku.. Atau melupakanku..tak apa.. Karena semua yang aku pilih harus ku jalani.. Sa...
No comments:
Post a Comment