Menyediakan puisi terbaru 2017, Kumpulan Puisi Terbaruku 2017, semua puisi, satra, Loker Puisi Kumpulan Puisi-puisi Terlengkap, Saling Berbagi Puisi, poem, poetry, Puisi Romantis, Puisi Cinta, Puisi Kasih Sayang, Puisi Persahabatan, Puisi Patah Hati, Puisi Perjuangan, Puisi Pendidikan, Kumpulan Puisi, Puisi Romantis, Puisi Cinta, Puisi Kasih sayang, Puisi Islami, Puisi Religi, Puisi Sahabat, Puisi Perpisahan, Puisi Patah Hati, Puisi Pendidikan
Saturday, 15 October 2016
Puisi Perjuangan, BERSAMA SUJUD DO'A
Oleh Aghik Anggara
Ku sambut indah senja dalam angan,
pada hamparan langit yang menghitam,
sebuah pengantar pada alur khayalan.
Dalam tidur, untuk sebuah mimpi manis.
Sebuah nama yang mampuh menopang sakitku,
Terbaring diantara serpihan-serpihan,
Senantiasa utuh dalam gelapku,
Hingga lupaku, apa itu Cinta.
Kisah yang tak berujung,
Menebar malam dengan sejuta hiasan,
Terbingkai indah, di sebuah kenangan,
Yang kan berakhir pada akhir kehidupan.
Teriring cepatnya waktu berjalan,
Sebuah nama tersimpan dengan sendirinya,
Simpuh, sujud Qeisha,
Do'a, yang tk seperti luka lama
Puisi Perjuangan, Aku Di 'KATAI'
Oleh Muhammad Sidik
Saatku lelah..
Hidup susah sudah,
Sang ibu datang menyinari
Bak mentari di pagi hari..
Ku di katakannya;
bila awan gelap pasti kan cerah jua
bila hujan deras pasti kan cerah jua
bila anak lelaki 'kalah',ibu mau sebut kau apa?
Nak hidupmu!
Masih panjang lebar kau tempuh
Masih banyak angan kau ingin
Kenapa nasib kelam kau
masih buntuti
Puisi Perjuangan, HARUS KU TARIK BENDERA PUTIH, SEBELUM BENDERA KUNING MENJEMPUT!
Oleh Muhammad Sidik
Laki pantang kalah
Kata bung tomo!
Ku yang dulu pasrah
menunggu ajalku.
Tapi dalam bayang ku
masih punya angan walaupun,
Ku hanya berdiri di pantai
Menunggu ada kapal yang
Membawaku ke muara sana.
Hatiku yang koyyak dulu di
Terjang tsunami gentayangan
Harus kembali ku ingat duka!
Saat sang pendekar,
Selalu berkata;
Kau anakku dunia keras!
Bagai baja bukan almunium
apalagi plastik!
Sudah cukup aku saja yang kalah',
kau harus berjuang,
kau lelaki,kobarkan bendera merah,raih angan kau sampai dapat!
Friday, 14 October 2016
Highlight the posts that matter the most (Sorot tulisan yang pentxing paling)
Puisi Perpisahan, Kepergianmu
Oleh Viyolantika Pratiwi
Tak mampu aku untuk melupakanmu
Tak sanggup aku untuk merelakan dirimu
ku tak ingin kau pergi dariku
ku tak ingin menjauh darimu..
Aku hanya ingin kau slalu dihatiku
Aku hanya ingin kau besamaku
kepergianmu....
kepergianmu membuat duniaku mati
Kepergiamu membuat semangatku pergi
Mengapa kau tinggalkan aku ??
Mengapa kau tega menduakan aku ??
Jika memang ini akhir cinta kita
Jika memang ini perpisahan kita
Akan ku coba
Akan ku iklaskan
Kepergian dirimu........
Wednesday, 12 October 2016
Puisi Perpisahan, Rahasia Perpisahan
RAHASIA PERPISAHAN
Oleh Meicy Septi
Waktu selalu menjadi rahasia Tuhan,
Bahkan terkadang, selalu menjadi rahasia kepedihan ..
Rahasia yang amat memilukan ..
Itulah, rahasia perpisahan ..
Sudah cukup lama kita bersama ..
Sudah cukup lama kita bercanda ..
Sudah cukup lama kita bernostalgia ..
Dan sudah cukup lama kita tahu ..
Tahu pada isi hati masing-masing ..
Aku mencintai mu, dan kamu mencintaiku ..
Tetapi, waktu lama itu tak pernah membuat kita bersatu ..
Bersatu dalam satu kata yang membuat kita bahagia ..
Mungkin, ini bukan waktu untuk kita ..
Waktu untuk kita bisa bersatu ..
Masih ada banyak waktu untuk kita ..
Waktu untuk kita bisa bersatu ..
Hingga akhirnya ..
Rahasia perpisahan itu datang ..
Kau harus pergi ..
Meninggalkan aku seorang diri ..
Mata yang menatap sendu melihat punggung kepergianmu ..
Air mata yang bergerumul pilu melepas elok wajahmu ..
Tangan yang melambai lemah mengucapkan salam bisu ..
Dan bibir pucat yang berbisik pelan mengucapkan aku mencintai mu ..
Aku tergugu menahan kaki yang melemas ..
Aku tergugu menahan bibir yang terus bergetar ..
Aku tergugu menahan tangan yang terus meronta ingin memelukmu ..
Dan aku tergugu, menahan hati yang terus meloncat ingin mengikuti mu ..
Aku akan menunggu mu ..
Menunggu waktu dimana kita bisa bersatu ..
Dan cepatlah pulang ..
Cepat sembuhkan semua keterguguan ku .
Puisi Perpisahan, Luka
Oleh Firda Ayu
Apa aku yang pantas untuk dihina
Cumakah aku yang tak sempurna
Hanyakah aku yang menerimanya
Menahan luka yang seharusnya
Aku teteskan kan jadi air mata
Yang sebenarnya akan jadi derita
Ku terdiam untuk melupakannya
Meski hati masih tergores luka
Maafkan aku. . .
Aku tak mampu mengerti kebahagiaanmu
Aku hanyalah ke kecewaanmu
Kau anggap aku selalu salah
tapi semu kuterima
meski semua menyisakan luka
Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...
-
">Places in Pekalongan - Pekalongan regency is one tourist destination in Central Java is located in a row of the north coast o...
-
TAK BERPERASAAN Oleh Khasanah Rahmawati Tak Berperasaan Bagai pisau menusuk hati Kau tega menyakitiku sepedih ini Hati ini bukan terb...
-
KAMU DAN HIJRAHKU Oleh Ria Kamu mungkin membenciku.. Atau melupakanku..tak apa.. Karena semua yang aku pilih harus ku jalani.. Sa...
