Wednesday, 28 September 2016

Puisi Untuk Ayah, AKU BANGGA PADAMU AYAH

AKU BANGGA PADAMU AYAH
Oleh Nurul Rifki
Ayah..
Kau mungkin bukanlah yang melahirkanku
Kau juga bukan yang memberiku ASI
Tapi kau memberikan aku arti kehidupan
Ayah..
Aku mungkin tak banyak bicara dengamu
Tak banyak berkeluh kesah denganmu
Tapi kau selalu mengerti aku
Ayah...
Kau memang sering memarahiku
Kau sering bertengkar denganku
Tapi kau adalah pria terbaik dalam hidupku
Kau adalah kekasih sejati putri kecilmu
Kau adalah sahabat terbaik untuk putramu
Kau adalah panutanku, dan aku mencintaimu ayah..
Tetaplah disini
tetaplah dihati peri kecilmu
Terima kasih ayah
Aku bangga memilikimu

Puisi Untuk Ayah, AKU BANGGA PADAMU AYAH

AKU BANGGA PADAMU AYAH
Oleh Nurul Rifki
Ayah..
Kau mungkin bukanlah yang melahirkanku
Kau juga bukan yang memberiku ASI
Tapi kau memberikan aku arti kehidupan
Ayah..
Aku mungkin tak banyak bicara dengamu
Tak banyak berkeluh kesah denganmu
Tapi kau selalu mengerti aku
Ayah...
Kau memang sering memarahiku
Kau sering bertengkar denganku
Tapi kau adalah pria terbaik dalam hidupku
Kau adalah kekasih sejati putri kecilmu
Kau adalah sahabat terbaik untuk putramu
Kau adalah panutanku, dan aku mencintaimu ayah..
Tetaplah disini
tetaplah dihati peri kecilmu
Terima kasih ayah
Aku bangga memilikimu

Puisi Tentang Islam, ALLAH

ALLAH
Oleh Aldo Santoso (kadal)

Allah...
Sungguh indah nama-Mu
Bagaikan langit yang biru
Yang sangat menyejukan kalbu
Dan merasuk ke dalam jiwaku
Allah...
Nama-Mu membuatku jatuh cinta
Sehingga aku tak bisa berkata apa-apa
Bagai batu yang terbelah menjadi dua
Yang tak bisa berbuat apa-apa
Allah...
Nama-Mu telah menyadarkanku
Tentang dosaku yang dulu
Karena itu aku meminta kepadamu
Ampunilah semua dosaku

Tuesday, 27 September 2016

Puisi Untuk Ayah, KERINDUANKU

KERINDUANKU
Oleh Riyanti

Kerinduanku
Sekian lama kita berpisah
Namun bayang wajahmu tak pernah sirna
Kadang terselip di sebuah mimpi
Tuk mengobati kerinduan di dalam hati

Bicara bersama,bercanda bersama
Tertawa lepas menikmati kebersamaan
Begitu damai dan indah ada di pelukmu
Serasa diriku masih berusia 10 thn

Indah,sangat indah untuk dikenang
Walaupun semua itu tidaklah nyata
Manakala aku terbangun dan tersadar
Semua ilusi itu telah pergi entah kemana

Aku menjerit memanggilmu dalam mimpi
Berderai air mata ini tak bisa terhenti
Mencari dirimu tak dapat kutemui
Aku tersadar,ayah kau telah pergi

Aku kangen...aku rindu padamu
Ku basuh mukaku,kudoakan untukmu
Ya Allah kuserahkan ayahku ke pangkuan_Mu
Tempatkan dia di surga indah_Mu

Sayangi dia seperti dia menyayangiku
Belailah dia seperti dia membelaiku
Cium dan peluk erat dirinya direngkuh_Mu
Sampaikan salam padanya dengan ketulusan hatiku

Ayah,mimpi indahlah engkau dalam tidur panjang_Mu
Di sini aku senantiasa berdoa untukmu
Semoga engkau tenang,damai dalam penantianmu
Di kehidupan yang lebih indah surga_Nya Rabbmu
Aamiin...

Puisi Tentang Islam, SEPERTI DIRINYA

SEPERTI DIRINYA
Oleh Rainy Zikri

Wajah seri rembulan di saat malam masih sama
Kerlipan bintang pun tak pernah berubah bahkan tetap berada di tempatnya semakin tampak indah
Wajah jingga matahari di saat terbit dan tenggelam pun tetap sama

Senyum yang merekah hangat tak berubah menjadi dingin dan beku
Sinarnya kala pagi dan senja pun masih lembut dan tak menyilaukan
Kesetiaan mereka tak berubah sedikit pun pada ketetapan Sang Penciptanya
Sejak diciptakan hingga nanti dunia berakhir, mereka akan tetap seperti itu...
Setia pada Penciptanya

Bulan tak tergoda pada bintang yang sinarnya kemilau bercahaya
Dia hanya setia pada sang malam sehingga sinar indahnya selalu menemani gelapnya
Matahari tak tergoda pada planet planet lain yang selalu mengitarinya
Dia hanya setia pada bumi di saat pagi hingga petang menyinarinya dengan ikhlas dan tulus agar selalu terang benderang

Adakah hati dan fikiran kita masih tetap sama jika kita menjadi seperti matahari, bulan dan bintang ?
Adakah seorang manusia tetap pada jujur dan setianya ?
Jujur pada Penciptanya...pasti dia jujur pada dirinya sendiri
Setia pada Penciptanya....pasti dia setia pada orang orang yang dicintainya

Memegang setiap kata yang diucapkan dan setia dalam perbuatannya
Menutup mata dan telinganya...tak menoleh pada sebuah keindahan lain dan hanya setia pada sebuah cinta yang telah dipilihnya
Menjaga ucapan dengan sebuah kejujuran dan ketulusan demi kecintaannya
Percaya pada kata hatinya
Meletakan sebuah kepercayaan agar dia merasa nyaman bersama orang orang dicintainya

Seperti Sang Khaliq pada hamba hambanya
Tak pernah meninggalkan hamba hambanya walau Dia terkadang ditinggalkan dilupakan
Selalu mencintai dengan begitu tulus...jujur dan setia
Jika kita meletakkan semua hal hanya pada Nya
Bahkan sebentuk cinta yang demikian besarnya hanya untukNya...
Pasti Dia akan memberikanmu cinta terindah yang Dia miliki sampai dunia berakhir

Ikutilah Dia...
Jujurlah padaNya....
Jika telah tertanam dalam kalbumu sebuah kejujuran dan kesungguhan
Maka tak akan pernah dirimu menyesal atas kejujuran dan kesungguhan cinta yang Dia akan berikan padamu
Setialah pada cintaNya...
Jika kamu setia maka Dia pun akan memberikan seorang yang juga akan setia padamu selama lamanya

Letakkan itu hanya padaNya
Sehingga kamu percaya setiap hal yang Dia anugerahkan padamu adalah hanya kebaikan saja
Disanalah bahagia dan keindahan yang pasti akan kamu rasa
Bukan hanya di pintu hati namun sampai dalam sanubari
Dan bersemayamlah Dia disana bersama kalbumu
Setia seperti Dia padamu

Puisi Tentang Islam, JARINGAN IMAN

JARINGAN IMAN
Oleh Nadya Dilis

Bumi masih beredar
Seperti hatiku yang masih berdebar
Wajahku menjadi pudar
Ketakutan yang ada tidak terhindar

Desis hati yang lemah
Punah kekuatan untuk beribadah
Iman bagaikan jaring labah-labah
Mudah terusik, mudah jua goyah

Aku merangkak mendekati Dia
Dia yang mentakdirkan ria dan tawa
Dia yang mentakdirkan ujian berduka
Dia yang mendengar rintihan doa

Aku menggenggam harapan lagi
Mengharap gerimis kasih Ilahi
Membasahi hatiku yang kering mati
Moga kembali hidup dan berkasih lagi.

Puisi Tentang Kesedihan, PESAN UNTUKMU

PESAN UNTUKMU
Tri Yuza Kasnuharda

Aku hanya mengingat kembali
Kebersamaan yang telah berlalu
Antara kau dan aku
Yang kini tak lagi berlaku

Aku teringat kembali
Saat kau tersipu malu
Ketika aku tersenyum padamu
Hingga kau mengalihkan pandanganmu

Aku teringat kembali
Terakhir kali kita bertemu
Kau dan aku
Di akhiri oleh tanya, yang jawabannya sudah tak lagi aku perlu !!

Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...