Tuesday, 27 September 2016

Puisi Tentang Kesedihan, PESAN UNTUKMU

PESAN UNTUKMU
Tri Yuza Kasnuharda

Aku hanya mengingat kembali
Kebersamaan yang telah berlalu
Antara kau dan aku
Yang kini tak lagi berlaku

Aku teringat kembali
Saat kau tersipu malu
Ketika aku tersenyum padamu
Hingga kau mengalihkan pandanganmu

Aku teringat kembali
Terakhir kali kita bertemu
Kau dan aku
Di akhiri oleh tanya, yang jawabannya sudah tak lagi aku perlu !!

Puisi Tentang Kesedihan, JAUH CINTAKU

JAUH CINTAKU
Oleh Faidul Wizari

Kulihat kala itu,
Jauh di sana!
Kau pisah cintaku

Kutatap matamu;
Bukan aku memutar lampu
Kutatap matamu
Kau tak mau rindu

Siapakah gerangan kau harapkan pangeran
hingga aku, kau anggap hanya kepingan?

Kuberikan bunga wangi asmara
Tapi, kau hanya sekali bicara.
Penuh hari kau kucari
Penuh hari cintaku ini

Malam yang kuhinggapi
di antara tidur dan mimpi yang berlari
di taman bunga halaman istana
melukis bayangan ratu dan raja

Demi do’aku
Kau pun mendekat
Demi do’aku Kau pun terpikat

Jakarta, 2007

Monday, 26 September 2016

Puisi Patah Hati, LUKA HATI

LUKA HATI
Oleh Dini

Malam ini tak seindah yang lalu
hampa terasa
Sunyi yang terasa menyayat hati
Membuat luka yang teramat sakit

Begitu sunyi malam-malam ku
begitu juga yang hati ku rasakan saat ini
Begitu sakit hati ini
hingga ku tak mampu tuk menahan nya

Hingga tangis pun tak dapat ku bendung lagi
Derai airmata tak mampu tuk mengurangi rasa sakit nya
hati ini

Apa yang harus ku lakukan
Tak ada yang mampu tuk mengobati
hati ini

Kau pergi begitu saja
Tanpa alasan yang jelas
Hingga ku di sini terpuruk
Dan kau tak peduli kan itu

Mengapa kita harus bertemu?
Mengapa kita harus saling kenal?
Mengapa kita harus menjalin cinta?

Jika pada akhir nya kau pergi dengan yang lain
Dan hanya meninggalkan bekas luka di hati

Ku tak pernah meinginkan ini terjadi
Kau tau itu
Tapi mengapa kau lakukan ini pada ku

Seandainya ku dapat memutar waktu
Akan ku ulang kembali
Dan aku ingin kita tak saling bertemu
Kita tak saling kenal
Dan kita tak pernah menjalin cinta

Hingga aku tak perlu merasakan...
Sakit nya kau tinggalkan...

Puisi Patah Hati, LUKA

LUKA

  Oleh Meni Febriyanti
Luka ini terlalu dalam
luka ini terlalu perih
luka ini terlalu sengat
luka ini terus menggarah
luka ini begitu tragis
luka ini semakin parah
luka ini terasa sangat pahit
Saat kau muncul lagi di hadapanku

Puisi Tentang Ibu, BUNDAKU, MALAIKATKU

BUNDAKU, MALAIKATKU
Oleh Fitri Yani

Hariku tiada senyummu
Langkahku iringi do'amu
Pagiku hangatkan cahyamu
Embunmu hangatkan pagiku

Dibalik senyum bunda
Seberkas sinar kelabu tertera
Cahayamu terang tiada kira
Terangi sepanjang pelita
Seuntai kasih terancang dinan hari
Tak tergores dinan sepi
Tak terkikis panasnya api
Tak terpadam hangatnya mentari
Keindahan hangatnya sanubari
Ketegaran selalu terpungkiri
Ketulusan lirik pirik yang kunanti
Semua asa kanku kemas di memori.

Puisi Tentang Ibu, MERINDUKAN IBU

MERINDUKAN IBU
Oleh Aprillia Nur Rohman

Dalam keheningan malam yang sunyi..
Kulihat dan kuratapi diri ini..
Betapa tidak beruntungnya aku..
Anak yang tidak mempunyai ibu..

Hanyalah panti asuhan tempatku mengadu..
Tak ada yang lain selain itu..
Dan saat ku pejamkan mata..
Tanpa terduga telah berlinang air mata..

Oh ibu...
Dimanakah kau berada..
Tidak kah kau berpikir untuk menemuiku..

Ibu...
Saat ini ku merindukan kasih sayangmu..
Tapi apakah kau masih ingat padaku..

Oh ibu...
Dengarkanlah suara hatiku..
Yang saat ini terus memanggilmu..
Terus menangis memikirkan mu..
Yang tidak ada bersamaku...

Oh ibu...
Betapa ingin ku bertemu denganmu...
Dan meluapkan keluh kesahku..
Dan ingin terus memelukmu...

Puisi Tentang IBU, IBUKU ADALAH ORANGTUAKU

IBUKU ADALAH ORANGTUAKU
Oleh Yogi Maulid Lugina

Ibu aku sayang padamu oh ibu
Aku rindu padamu oh ibu
Kau telah mengandungku selama 9bulan
Kau telah melahirkanku oh ibu

Aku telah berjasa padamu oh ibu
Ku telah berhutang budi padamu ibu
Kau sudah menyayangiku oh ibu
Kau sudah merawatku sejak kecil

Kau adalah orangtuaku yang aku sayangi
Kau adalah orangtuaku yang aku Cintai
Kau adalah orangtua yang aku banggakan
Kau orangtua yang pertama kali aku sayangi

Aku bangga punya ibu sepertimu
Aku mencintaimu oh ibu
Aku menyayangimu oh ibu
Kau ibu yang aku mengerti

Jika tidak ada ibu aku bagaimana di dunia ini
Jika tidak ada ibu akupun tidak ada didunia ini
Jika tidak ada ibu disini aku pasti hancur lebur
Dan pasti akan hancur lebur sama seperti kayu terbakar oleh api

Terpanjat do'a tuk seorang insan Tiada lain kau yang ku dambakan Besar angan dan harapan Allah cipta kita tuk disatukan . Seb...